Cintakahkah kita kepada keluarga

Pembaca yang budiman.. mungkin kita sudah mengetahui berita tentang anak umur 4 tahunan yang udah lihai merokok dan terbiasa bicara cabul. Aduh, pas tahu ada berita ini, saya sedih banget,..apalagi orang tuanya merasa nggak bersalah dan tak bisa berbuat apa-apa dengan alasan takut ngamuk-ngamuk.nangis lagi ..deh saya.
Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya,mungkin pepatah ini tepat ditujukan pada mereka orang tua yang selalu mencontohkan dan giat menyebarkan virus dari rokok,kebiasaan tentang perilaku orang tua yang pastinya secara tidak sadar pasti akan dicontoh oleh anak-anaknya. Baik akhlak orang tuanya, insya Allah baik akhlak anaknya. Buruk orang tuanya, buruk pula anaknya. Kita memang harus hati-hati memberikan contoh perilaku kepada anak kecil. Memang tidak murni sepenuhnya salah kita.karena lingkungan di sekitar kehidupan anak kita juga akan turut mempengaruhi.
disadari atau tidak disadari tingkah laku dan kebiasaan kita para orang tua, sebenarnya menjadi cerminan bagi anak-anak di rumah. Memang benar ada karakter yang diwariskan secara genetis kepada anak-anak, seperti yang diuraikan berbab-bab oleh para ahli biologi. Tetapi sebenarnya jauh lebih banyak karakter yang diperoleh anak-anak dari hasil didikan kita.
Anak-anak belajar dari orang tua mereka dengan cara mendengarkan, mengamati dan memikirkan tingkah laku orang tua. Ayah dan ibunya mengajak anak-anak untuk sholat, akan direkamnya, kebiasaan ibunya membuatkan secangkir kopi bagi ayahnya, kebiasaan ayahnya berpamitan kepada ibunya saat berangkat ke tempat kerja, kebiasaan mereka berdua mencurahkan kasih sayang pada mereka, anak-anaknya, menjadi pelajaran-pelajaran yang lebih berkesan ketimbang duduk mendengarkan ceramah berjam-jam. Bahkan kebiasaan ‘sepele’ seperti jam berapa menyalakan televisi dan acara apa yang biasa kita saksikan, seluruhnya terekam baik dalam ingatan anak.oleh karena itu mari kita jadikan Keluarga adalah pendidikan bagi anak-anak kita,jikalau kita ingin anak-anak kita menjadi anak yang pintar,dan sholeh/sholekhah mari kita buktikan dengan memberi contoh dari yang hal yang kecil yang bermanfaat, mendidik dan menjaganya
sebagai bukti kita sayang dan cinta kepada keluarga salah satunya meninggalkan merokok,karena merokok selain haram/mencontohkan perbuatan yang tidak bermanfaat juga akan menggangu kesehatan keluarga kita.
Mungkin kita sering baca tulisan dalam kemasan rokok“MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER,SERANGAN JANTUNG,IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN”kita semua tau bahayanya merokok dan jelas haram,ibarat.. kita bunuh diri dengan pelan-pelan dan dampak dari semburan asap anda pastilah lebih berbahaya bagi kesehatan anak-anak dan keluarga,bagaimana anak-anak kita mau pintar lawong masih kecil aja sudah kita infus dengan udara yang bercampur nikotin,malahan yang terjadi mereka akan menderita sesak nafas bahkan bisa jadi paru-paru mereka pada bolong-bolong,kalau sudah begitu bagaimana bisa mikir jernih yang ada generasi bangsa ini...bisa anda bayangkan sendiri.

Kandungan Berbahaya Dalam Rokok (Fakta)

Sebenarnya kita semua sudah tau haramnya dan isi racunnyadalam rokok ,tapi yang saya tidak habis terfikir banyak dari pegawai rumah sakit,pegawai pemerintahan dan bahkan para aktivis masjid takmir atau ustadz malah rajin dan setia untuk selalu mencontohkan menghisap rokok bahkan yang lebih parah mereka berdalil bahwa merokok itu tidak apa-apa(hanya makruh).
Apakah mereka tidak menghitungnya berapa orang yang telah mencontoh perbuatan dan perkataannya?padahal mereka juga mengetahui bahwa MUI telah menegaskan bahwa”merokok itu haram”dan mereka juga mengetahui bahwa racun dari setiap batang rokok yang dinyalakan akan mengeluarkan lebih 4 000 bahan kimia beracun yang membahayakan dan bisa jadi membawa maut. Dengan ini setiap hisapan itu menyerupai satu hisapan maut. Di antara kandungan asap rokok termasuklah bahan radioaktif (polonium-201) dan bahan-bahan yang digunakan di dalam cat (acetone), pencuci lantai (ammonia), ubat gegat (naphthalene), racun serangga (DDT), racun anai-anai (arsenic), gas beracun (hydrogen cyanide) yang digunakan di "kamar gas maut" bagi narapidana yang menjalani hukuman mati, dan banyak lagi. Bagaimanapun, racun paling penting adalah Tar, Nikotin dan Karbon Monoksida.

Tar mengandungi sekurang-kurangnya 43 bahan kimia yang diketahui menjadi penyebab kanker . Bahan seperti benzopyrene iaitu sejenis policyclic aromatic hydrocarbon (PAH) telah lama disahkan sebagai agen yang memulakan proses kejadian kanker.

Nikotin, seperti najis dadah heroin, amfetamin dan kokain, bersifat menyerang di dalam otak dan mempunyai dampak pada sistem mesolimbik yang menjadikan kecanduan. Sindrom ketagihan terhadap nikotin yang ditunjukkan dengan gejala gian, tolerans dan tarikan, adalah mungkin lebih hebat berbanding najis dadah. Malah daripada kajian saintifiknya nikotin itu juga sejenis najis dadah, sepertimana yang telah diiktiraf oleh dunia perubatan. Seseorang yang kehabisan rokok kadangkala berkelakuan seperti mengalami gangguan akal dan dalam keadaan yang amat tertekan sekali. Oleh itu terlalu sukar untuk sesiapa yang telah terjerat dengan ketagihan merokok, meninggalkan tabiat itu untuk selamanya, kecuali dengan ikhtiar yang serius dan kehendak Allah SWT.

Nikotin turut menjadi pendukung utama risiko serangan penyakit jantung dan strok. Hampir satu perempat orang yang terkena jantung adalah hasil dari kebiasaan merokok.

Karbon Monoksida pula adalah gas beracun yang biasanya dikeluarkan oleh ekzos kenderaan. Gas ini bisa menyebabkan maut apabila karbon monoksida di dalam tubuh melebihi 60%.

Apabila racun rokok itu memasuki tubuh manusia ataupun hewan, racun itu akan membawa kerusakkan pada setiap organ disepanjang yang dilaluinya, yiaitu bermula dari hidung, mulut, tenggorokan, saluran pernafasan, paru-paru, saluran penghazaman, saluran darah, jantung, organ pembiakan, sehinggalah ke saluran kencing dan pundi kencing, higga apabila sebahagian dari racun-racun itu dikeluarkan dari badan.


Akibat Asap Rokok Kepada Si Perokok Dan Orang Disekeliling

Si perokok bukan hanya perlu bertanggungjawab pada diri sendiri tetapi turut bertanggung jawab pada orang disekeliling akibat dari bahaya asap rokok. Asap rokok yang dihirup oleh perokok atau mereka yang berada di sekelilingnya, akan memasuki rongga mulut dan hidung melalui kerongkong ke paru-paru. Kandungan asap rokok akan menyebabkan kerusakan di sepanjang perjalanan di ruang ini. bisa menyebabkan berbagai penyakit di mulut, kerongkong, paru-paru dan darah . Asap akan melalui saluran pernafasan ke dalam paru-paru dan merusakkan saluran bronkus, menyebabkan bronkitis, penyakit di bahagian paru paru. dan juga akan merusakkan pundi udara dalam paru-paru (alveoli) dan menyebabkan penyakit emfisima.
Asap rokok yang dihirup juga akan melalui saluran pencernaan, yang bisa menyebabkan barbagai penyakit di bahagian esofagus, perut dan pankreas.
Racun dalam asap rokok yang larut air akan memasuki sistem saluran darah dan dibawa ke seluruh badan. Bahan nikotin, bukan saja memberi sifat ketagihan, malah menyebabkan saluran darah arteri menjadi sempit. Ia juga merosakkan dinding arteri dan akan memudaratkan organ berkaitan.
Akibatnya dalam jangka panjang, akan menyebabkan simptom kebas pada kaki, jari, migrain, sakit kepala, pedih ulu hati, kekejangan otot kaki, serangan penyakit jantung dan sebagainya.
Racun rokok akhirnya disaring dalam buah pinggang dan dihapuskan dari badan melalui air kencing. Dalam proses ini pula, racun dari hasil penguraian kimia asap rokok yang turut merusakkan buah pinggang. Racun dalam air kencing juga menyebabkan kerusakan pundi kencing.

Racun akibat merokok juga mempunyai akibat tidak berfunsiobat-obatan. Secara umum diketahui merokok dapat memperlambat fungsi beberapa kumpulan enzim di hati dan kadang dapat mempercepatkan efek samping sesuatu obat itu.

Akibat Asap Rokok Terhadap Isteri dan keluarga Perokok Adalah :
- Melahirkan bayi yang kurang berat badan
- Melahirkan bayi yang tidak cukup bulan
- Mengurangkan kesuburan dan putus haid awal
- Lebih mudah lelah
- Mendapat jangkitan paru-paru
- Pertumbuhan paru-paru anak-anak terganggu
- Mudah menjadi perokok apabila dewasa kelak


4 cara mudah untuk berhenti merokok.

1. Selalu Berpuasa.
Amalan berpuasa dari pandangan islam ialah untuk mengawal nafsu dari melakukan maksiat. Apabila berpuasa, kita tidak dapat merokok sekurang-kurangnya 13 jam iaitu dari subuh hingga ke waktu maghrib. jikalau masih berpelung untuk merokok pada waktu malam membuat jadwal setiap hari harus mengurangi merokok dan pastikan paling lama satu bulan kedepan sudah tidak merokok.sambil tatap puasa sunah tentunya,karena jika kita selalu berpuasa, kita tidak hanya dapat menghentikan tabiat merokok tetapi kita juga dapat beribadah ke jalan Allah.

2. gunakan uang untuk yang ber manfaat
.Gunakan uang yang digunakan untuk membeli rokok itu untuk tambahan tabungan.Bayangkan.. bila sehari menghabiskan rokok( menurut survey) minimal satu bungkus atau seharga Rp 9000,-bisa kita hitung bahwa sebulan kita membuang uang Rp 9000,-X 30 hari yaitu Rp270.000,- padahal uang begitu banyaknya bisa untuk menutupi tagihan-tagihan tiap bulannya(tentunya bagi yang punya tagihan) atau untuk investasi di akhirat yaitu dengan disedekahkan atau menyantuni anak yatim danmembantu orang yang kurang mampu Tentu lumayan pahala yang bakal diperolehi nanti.

3. menjadi contoh untuk keluarga.
Seperti juga orang tua kita, tentu kita tidak ingin anak-anak kita merokok bila mereka dewasa kelak. Untuk itu kita haruslah menjadi contoh yang positif kepada mereka. Dengan selalu tidak akan merokok di hadapan anak dan keluarga, terutama anak yang masih balita bisa kita bayangkan betapa bahayanya akibat dari racun rokok apalagi terhadap anak balita bisa jadi mengganggu tumbuh kembangnya sikecil,hal seperti ini secara tidak langsung dapat mengurangi bahkan semoga dapat menghentikan kebiasaan kita dalam merokok.

4. Sibukkan diri dengan kerja dan beramal dilingkungan yang bebas asap rokok .

pembaca yang budiman..mari kita buktikan sayang dan cinta kita kepada keluarga dengan “tidak merokok” agar tercipta kelurga yang sehat,linkungan yang seha.dan pastinya akan segera berjejer barisan-barisan generasi yang sehat dan kuat yang selalu setia membela Syari’at islam .

semoga maksud sayai dalam tulisan ini sama dengan perkataan Nabi Syu’aib dalam firmanNya Q.S:Al Huud ayat 88 yang artinya:
“Aku tidak bermaksud kecuali (mendatangkan) perbaikan selama Aku masih ber kesanggupan,dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah.Hanya kepada Allah aku beryawakal dan hanya kepadaNya lah aku kembali.(fery sumanto)

0 komentar:

Posting Komentar

 
  • Mengenal alqur'an lebih dekat © 2012 | Designed by dara izhhar, in collaboration with syarie blogmaker , Blogger Templates and WP Themes